Bahaya Konsumsi Nasi Putih Berlebihan

Bagi orang Indonesia, makan tanpa nasi putih dirasa kurang lengkap dan tidak sempurna. Nasi apalagi yang masih hangat memang nikmat dipadukan dengan menu lauk apa saja. Namun nyatanya, di balik kenikmatan nasi putih, ada bahaya bila memakan nasi berlebihan.

Menurut President of Africa Fertility Society, Prof Oladapo Ashiru, beras yang tidak dimasak dengan baik dan benar dapat mengandung logam arsen yang dapat mengganggu sistem reproduksi, bahkan menyebabkan kanker. Logam-logam tersebut biasanya secara alami berasal dari dalam tanah dan paparan pencemaran limbah, di mana lahan pertanian berada dalam jangkauan radius sebuah pabrik.

Tidak hanya berbahaya akibat proses mengolah berasnya saja, tapi ada juga bahaya lainnya dari nasi. Berikut ini bahaya konsumsi nasi putih berlebihan.

  1. Meningkatnya Berat Badan

Salah satu bahaya mengonsumsi nasi secara berlebihan adalah peningkatan berat badan yang dipicu oleh konsumsi karbohidrat yang tinggi. Indeks glikemik yang tinggi pada beras putih faktanya dapat dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang kemudian akan memperbesar risiko diabetes. Apalagi jika Anda banyak makan nasi tapi tidak banyak melakukan aktivitas fisik. Sebagai alternatif, Anda dapat mengurangi konsumsi nasi putih dan menggantinya dengan nasi merah atau roti gandum.

Untuk mengetahui dan memantau terus gula darah Anda demi mencegah diabetes, selain menjaga asupan nasi putih dan menjaga pola makan, Anda juga perlu secara rutin untuk memeriksakan kadar gula darah Anda. Caranya mudah karena Anda sudah dapat melakukan pemesanan pemeriksaan gula darah melalui website PesanLab. Tidak hanya itu, Anda pun bisa mendapatkan promo pemeriksaan kesehatan lainnya. Lebih mudah dan hemat dengan PesanLab!

  1. Tidak Memiliki Nutrisi Berarti bagi Tubuh

Menurut United States Department of Agriculture, satu cangkir beras mengandung 242 kalori, 53 gram karbohidrat, dan 4,39 gram protein. Beras juga mengandung sedikit zat besi, kalium, fosfor, folat, dan beberapa micronutrient lain. Beras bahkan tidak memiliki kandungan natrium dan vitamin C. Minimnya jumlah nutrisi ini membuat beras tidak memiliki nutrisi yang berarti bagi tubuh.

  1. Membuat Cepat Kenyang

Tidak dapat dimungkiri, mengonsumsi nasi berlebihan memang dapat membuat kenyang. Namun, tidak selamanya rasa kenyang itu baik untuk tubuh. Tubuh membutuhkan nutrisi dan vitamin lainnya supaya tetap fit dan sehat. Apabila Anda terlalu banyak makan nasi dan cepat merasa kenyang, bisa-bisa perut sudah terlalu penuh untuk menerima makanan lain yang mengandung gizi dan dibutuhkan tubuh seperti vitamin, protein, mineral, dan zat besi. Nutrisi ini dapat diperoleh dari daging, ikan, buah, susu, dan sayuran.

  1. Tubuh Menjadi Lemas dan Dapat Menyebabkan Sembelit

Dampak lain dari karbohidrat berlebih pada tubuh adalah akan memberi efek lemas pada tubuh karena gula darah yang berlebihan. Selain itu, terlalu banyak asupan karbohidrat juga menyebabkan sembelit. Ini karena akan terjadi penumpukan karbohidrat dalam pencernaan apabila tidak disertai dengan asupan serat yang cukup. Karbohidrat mengandung amilum yang susah larut dalam air. Inilah yang membuat Anda menjadi susah buang air besar sehingga jadi sembelit. Salah satu solusi untuk mengatasi sembelit adalah mengonsumsi sayuran dan air putih untuk memperlancar pencernaan.

Comments

comments

By | 2018-12-30T15:00:26+00:00 June 12th, 2018|Fakta Kesehatan, Makanan Sehat, Tips Sehat|0 Comments

About the Author:

PesanLab adalah platform online untuk tes darah dan medical checkup. Harga Hemat, Bisa Home Service Dan Hasil Lab Online