Risiko Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebih

Tak hanya dapat menyebabkan diabetes, nyatanya konsumsi gula berlebih juga dapat menyebabkan risiko berbagai macam penyakit lainnya.

Tanpa kita sadari, banyak dari kita yang sehari-hari mengonsumsi makanan yang mengandung kadar gula berlebih. Padahal seperti yang sudah diketahui, kandungan gula yang berlebihan akan memicu timbulnya berbagai macam penyakit.

Melansir Business Insider, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat menyatakan bahwa setiap orang maksimal hanya boleh mengonsumsi 50 gram gula sehari atau setara dengan empat sendok makan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menganjurkan bahwa akan lebih baik apabila seseorang hanya mengonsumsi tidak lebih dari setengah jumlah yang disebutkan FDA tadi. Ini karena mengonsumsi gula berlebih dari yang seharusnya berefek negatif bagi tubuh. Berikut ini beberapa risiko penyakit akibat konsumsi gula berlebih.

  1. Diabetes

Penyakit yang paling umum dan paling sering terjadi akibat konsumsi gula berlebih adalah diabetes. Risiko diabetes ditemukan pada mereka yang mengonsumsi minuman bergula lebih banyak, seperti es teh manis, soda, minuman energi, dan sebagainya. Negara dengan asupan gula tinggi akan menghadapi tingkat diabetes yang tinggi pula. Diabetes dipacu dengan terhambatnya produksi hormon insulin. Hormon insulin berguna untuk mengubah makanan menjadi energi.

Untuk itu, selain menjaga pasokan gula yang masuk ke dalam tubuh, Anda juga diarankan untuk secara rutin memeriksakan kadar gula darah Anda demi diagnosa dan pencegahan sedini mungkin. Anda tidak perlu susah lagi untuk memeriksakan kadar gula darah Anda karena sekarang Anda bisa melakukannya melalui PesanLab, bahkan juga mendapatkan promo. Lakukan pemesanan paket pemeriksaan kesehatan sekarang juga melalui website PesanLab. Lebih hemat dan mudah dengan PesanLab!

  1. Obesitas

Salah satu faktor yang menyebabkan obesitas adalah penumpukan lemak di area tubuh. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan meminum minuman yang mengandung fruktosa. Kelebihan asupan fruktosa dapat menyebabkan sel lemak visceral menjadi matang. Sel ini memicu peningkatkan lemak di perut. Hal ini jika dibiarkan tentunya akan menyebabkan kegemukan atau obesitas.

  1. Kanker Pankreas

Kebanyakan mengonsumsi gula dapat memicu obesitas dan diabetes. Kedua hal ini dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker pankreas.

  1. Tekanan Darah Tinggi

Biasanya konsumsi makanan asin yang dikaitkan dengan darah tinggi, tetapi nyatanya gula juga bisa menjadi penyebabnya. Ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa mengonsumsi lebih dari 74 gram gula tiap harinya berisiko meningkatkan tekanan darah.

  1. Penyakit Jantung

Sebuah penelitian di Amerika menunjukkan hasil bahwa gula dapat meningkatkan risiko gagal jantung. Ini disebabkan sebuah molekul dari gula yang disebut glukosa metabolit glukosa 6-fosfat (G6P). Molektl tersebut bertanggung jawab atas perubahan protein otot jantung yang dapat menyebabkan gagal jantung.

Untuk mengetahui risiko penyakit jantung sedini mungkin, Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan jantung melalui PesanLab!

  1. Asam Urat

Penyebab utama asam urat adalah makanan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti daging dan ikan asin. Namun, asam urat juga hasil dari metabolisme gula. Biasanya asam urat yang disebabkan oleh gula berasal dari konsumsi berlebihan minuman ringan yang manis, seperti soda.

 

Comments

comments

By | 2018-12-30T15:35:02+00:00 March 17th, 2018|Fakta Kesehatan, Gejala Penyakit, Makanan Sehat, Tips Sehat|0 Comments

About the Author:

PesanLab adalah platform online untuk tes darah dan medical checkup. Harga Hemat, Bisa Home Service Dan Hasil Lab Online